Cara Mudah Menghitung Keuntungan Bisnis  Properti

Cara Mudah Menghitung Keuntungan Bisnis Properti

 

Memiliki bisnis properti dijaman sekarang ini cukup menguntungkan, sebab bisnis Indonesia
yang bergerak dibidang perumahan, pertokoan, tanah, ataupun yang lainnya ini bisa
dikerjakan oleh siapapun. Jika Anda menganggap bahwa bisnis properti ini dilakukan oleh
orang yang memiliki banyak uang dan rumah besar. Hal tersebut benar-benar salah sebab
bisnis properti dapat dilakukan oleh semua orang.
Banyaknya orang yang membutuhkan rumah, tanah, dan tempat untuk membuka usaha,
jadi peluang besar bagi para pegiat bisnis properti. Belum lagi keuntungan yang bisa
didapatkan juga cukup lumayan. Bisnis properti ini sempat mengalami penurunan tetapi
dengan perkembangan jaman sekarang ini bisnis properti semakin banyak diminati.
Bahkan kemungkinan bisnis properti ini tidak akan mati sebab makin ke depan akan semakin
banyak orang yang membutuhkan lahan. Investasi di bisnis properti juga cukup
menguntungkan. Jadi tidak ada alasan bahwa bisnis ini tidak menarik untuk diterjuni. Bisnis
Indonesia untuk jenis properti ini juga dibagi menjadi beberapa bagian yang mungkin Anda
berminat di salah satunya.
Jenis-Jenis Bisnis Properti
Ada banyak jenis bisnis properti yang bisa Anda tekuni, ada yang menggunakan modal dan
ada juga yang tidak. Beberapa di antaranya seperti berikut:
1. Makelar properti
Bisnis properti yang tidak membutuhkan modal adalah makelar properti. Jadi Anda
bisa menjualkan properti milik orang lain dengan keuntungan untuk diri Anda
sendiri. Hal yang dibutuhkan dalam hal ini hanya wawasan seputar properti, harga
properti, dan properti apa saja yang sedang trend.
2. Bisnis properti dari pasar modal
Bisnis Indonesia properti lewat pasar modal ini dengan membeli saham milik
perusahaan. Membeli saham dari perusahaan tersebut juga berarti Anda membeli
sebagian perusahaan tersebut. Jadi dapat dikatakan bahwa hal tersebut juga sama
dengan bisnis properti.
3. Pendanaan properti melalui internet
Kecanggihan internet memang dapat memudahkan segalanya. Anda juga bisa
melakukan pendanaan di salah satu situs untuk membeli properti tetapi memerlukan
pinjaman yang untuk DP. Cukup menarik sebab Anda dapat mengetahui proyek
properti melalui invoice financing.
Cara Menghitung Bisnis Properti
Menjalankan bisnis properti harus benar-benar jeli dalam memperhatikan untung dan rugi.
Sebenarnya hampir semua jenis bisnis Indonesia harus memperhatikan untung dan rugi

tetapi untuk bisnis properti Anda harus lebih jeli. Lantas bagaimana cara menghitung untung
dari bisnis properti? Berikut ini beberapa contohnya.
1. Capital Gain
Capital Gain jadi cara paling mudah untuk menghitung keuntungan. Prinsip ini
digunakan dengan membandingkan harga pertama kali properti dengan harga jual.
Harga properti yang semakin naik akan membuat capital gain-nya semakin
meningkat.
2. Yield
Jika Anda tidak ingin dipusingkan dengan harga jual awal seperti capital gain maka
bisa mencoba menggunakan yield. Cara ini digunakan untuk menghitung nilai sewa
per tahun dibandingkan dengan harga beli properti.
3. Hitung pajak penghasilan
Jika Anda membuka bisnis properti di Indonesia tentunya akan ada pajak yang harus
dibayarkan. Jadi pajak akan dipotong dari harga jual sebesar 2.5%. Anda dapat
menghitung berapa keuntungan setelah dikurangi biaya untuk pajak.
4. Pajak bumi dan bangunan
Untuk Anda yang menyewakan properti maka harus diingat pajak bumi dan
bangunan itu ada. Jadi Anda harus memikirkan pajak bumi dan bangunan setiap
tahunnya agar bisa menghitung keuntungan bersih dari bisnis properti tersebut.
Keuntungan bisnis properti bisa sampai tinggi jika Anda menjualnya dengan memperhatikan
beberapa hal. Daerah, lokasi rumah, luas tanah, dan masih banyak yang lainnya tentu akan
memberikan pengaruh dalam penjualan properti. Bisnis Indonesia di bidang properti bisa
dengan sukses dijalankan jika tahu informasi jelas mengenai trend yang sedang terjadi.

Leave a Comment